WARNA DAN MOTIF SESUAI BENTUK TUBUH

Posted: 13 Agustus 2010 in colour in indonesia

WARNA DAN MOTIF SESUAI BENTUK TUBUH

Pengaruh warna terhadap bentuk tubuh

Teori Warna

Warna merupakan salah satu elemen penting dalam busana, seseorang akan tampak menarik dan serasi jika warna yang dipilih sesuai, dan terlihat kusam dan kurang menarik jika warna yang dipilih tidak sesuai dengan dirinya. Untuk mempelajari warna, perlu diketahui teori-teori warna yang dikemukakan beberapa ahli, antara lain :

  1. Teori warna Prang.
  2. Teori warna Brewster.
  3. Teori warna Munsell.
  4. Teori warna Oswald.

Dari teori-teori diatas, teori warna Prang merupakan teori yang paling sering dipakai oleh praktisi yang bekerja dibidang busana, seperti perancang busana, garmen, bordir dll. Teori warna Prang menggolongkan warna menjadi beberapa tingkatan, yaitu :

Warna Primer, terdiri dari warna merah, kuning dan biru

Warna Sekunder, campuran 2 warna primer terdiri dari :

  1. Merah + Kuning = Orange/jingga
  2. Kuning + Biru = Hijau
  3. Biru + Merah = Ungu

    Warna Antara, campuran warna primer dengan warna sekunder yang berdekatan dalam lingkaran warna, terdiri dari:

  4. Kuning + Hijau = Kuning Hijau
  5. Hijau + Biru = Biru Hijau
  6. Biru + Ungu = Biru Ungu
  7. Ungu + Merah = Merah Ungu
  8. Merah + Orange = Merah Orange
  9. Orange + Kuning = Kuning Orange

LINGKARAN WARNA PRANG

Macam-macam warna

Terdapat beberapa peristilahan dalam pemberian nama pada warna sbb:

  1. Warna dingin/sejuk, adalah semua warna yang mengandung gugus biru dan hijau. Contoh: biru muda, biru hijau, hijau dll. Warna biru dan hijau selalu diasosiasikan dengan air, langit dan daun yang mengesankan kesejukan dan ketenangan dan memberi kesan melangsingkan.
  2. Warna panas/hangat, adalah semua warna yang mengandung gugus merah, orange dan kuning. Contoh: kuning, orange, pink, merah dll. Warna merah, kuning dan orange selalu diasosiasikan dengan api dan matahari yang mengesankan panas dan memberi kesan melebarkan dan menggemukan.

Gambar mana yang terlihat lebih langsing?

Warna Netral

Yang dimaksud warna netral adalah warna hitam, putih dan abu-abu. Penambahan warna netral pada suatu warna menghasilkan warna yang berbeda. Contoh warna merah tambah sedikit warna hitam menjadi warna merah tua. Atau warna merah ditambah warna putih menjadi warna merah muda (pink). Penambahan warna hitam yang semakin banyak akan memberi efek mengecilkan, sebaliknya semakin banyak penembahan warna putih, akan memberi efek membesarkan.

WARNA DAN MOTIF SESUAI BENTUK TUBUH

Pendahuluan

Setiap manusia ingin memiliki penampilan yang menarik dan sempurna, karena seseorang dilihat dan dinilai orang lain pertama kali dari penampilannya. Oleh karena itu upaya untuk memperbaiki penampilan selalu dipelajari dan dicari demi mencapai kesempurnaan. Untuk memiliki penampilan yang sempurna sebaiknya setiap individu mengenal bentuk tubuhnya, karena setiap orang memiliki bentuk tubuh yang berbeda-beda dan tidak semua orang memiliki bentuk tubuh yang ideal. Pemahaman yang tepat mengenai bentuk tubuh dapat membantu seseorang memilih busana yang tepat. Motif dan warna mempunyai pengaruh yang besar terhadap pakaian dan pemakainya. Seseorang dapat terlihat lebih langsing dan menarik dengan pemilihan warna dan motif busana yag tepat sehingga meningkatkan rasa percaya dirinya. Sebaliknya pemilihan warna dan motif busana yag kurang tepat dapat memberikan kesan seseorang terlihat lebih gemuk sehingga mengurangi rasa percaya dirinya.

Macam-macam bentuk tubuh

Setiap manusia memiliki ciri-ciri bentuk tubuh yang berbeda-beda. Bentuk dasar tubuh dibagi menjadi 3 macam, yaitu:

  1. Ideal,seseorang dikatakan memiliki bentuk tubuh ideal, jika perbandingan antara tinggi dan berat badannya seimbang. Bentuk tubuh ini sangat diinginkan setiap orang, karena jika memakai busana apapun akan terlihat pantas dan menarik.
  2. Kurus,seseorang dikatakan memiliki bentuk tubuh kurus, jika berat badannya kurang dari berat ideal.
  3. Gemuk,seseorang dikatakan memiliki bentuk tubuh gemuk, jika berat badannya lebih dari berat ideal.

Pada perkembangannya bentuk dasar tubuh dapat dijelaskan dengan lebih terperinci yaitu:

  1. Bentuk tubuh kurus pendek, dengan ciri-ciri antara lain: tinggi tubuh dibawah rata-rata (<160 cm),berat badan kurang dari berat ideal.
  2. Bentuk tubuh gemuk pendek, dengan ciri-ciri antara lain: tinggi tubuh dibawah rata-rata (<160 cm), berat badan lebih dari berat ideal.
  3. Bentuk tubuh kurus tinggi, dengan ciri-ciri antara lain: tinggi tubuh diatas rata-rata (<160 cm), berat badan kurang dari berat ideal.
  4. Bentuk tubuh gemuk tinggi, dengan ciri-ciri antara lain: tinggi tubuh diatas rata-rata (<160 cm), berat badan lebih dari berat ideal.
  5. Bentuk tubuh besar badan atas, dengan ciri-ciri antara lain bagian badan dari pinggang ke atas lebih besar dari pada bawah.
  6. Bentuk tubuh besar badan bawah, dengan ciri-ciri antara lain bagian badan dari pinggang ke bawah lebih besar dari pada atas.

WARNA DAN MOTIF SESUAI BENTUK TUBUH

Pengaruh warna dan motif terhadap bentuk tubuh

Setelah memahami bentuk tubuh, warna dan motif tekstil, maka dapat disimpulkan sbb:

  1. Bentuk tubuh kurus pendek, pilih warna cerah, terang. Motif bergaris dengan arah horizontal,dan ukuran sedang.
  2. Bentuk tubuh gemuk pendek, pilih warna gelap, warna dingin. Motif bergaris dengan arah garis vertical, ukuran sedang.
  3. Bentuk tubuh kurus tinggi, pilih warna cerah dan warna panas. Motif geometris dengan ukuran agak besar.
  4. Bentuk tubuh gemuk tinggi, pilih warna dingin dan gelap. Motif dengan ukuran sedang mengarah kecil dan jarang.
  5. Bentuk tubuh besar badan atas, pilih warna gelap untuk blusnya dan warna yang lebih terang untuk roknya. Motif rok, dengan ukuran besar sampai sedang.
  6. Bentuk tubuh besar badan bawah, pilih warna terang untuk blusnya dan warna yang lebih gelap untuk roknya. Motif untuk blus, dengan ukuran yang besar sampai sedang.

Contoh :

Tubuh kurus pendek                   Tubuh gemuk pendek

WARNA DAN MOTIF SESUAI BENTUK TUBUH

Pengaruh motif terhadap bentuk tubuh

Selain warna, keindahan busana juga ditentukan oleh corak atau motif bahan tekstilnya. Dilihat dari bentuknya, motif bahan tekstil dapat dibagi dalam :

  1. Motif Geometris, yaitu motif berbentuk garis, kotak, lingkaran, segitiga dll.
  2. Motif Flora, yaitu motif berbentuk tanaman (bunga, daun, pohon dll)
  3. Motif Fauna, yaitu motif berbentuk binatang.

Dilihat dari ukurannya, motif bahan tekstil dapat dibagi menjadi:

  1. Motif besar, memberi kesan menggemukan dan memendekkan. Sangat sesuai untuk orang yang memiliki bentuk tubuh kurus.
  2. Motif sedang ke arah besar, memberi kesan menggemukan dan memendekkan. Sangat sesuai untuk orang yang bertubuh kurus dan ideal
  3. Motif sedang ke arah kecil, memberi kesan melangsingkan dan meninggikan. Sangat sesuai untuk orang yang memiliki bentuk tubuh gemuk.

Catatan: untuk wanita yang memiliki bentuk tubuh sangat kurus dan sangat gemuk, sebaiknya menghindari motif yang terlalu besar atau terlalu kecil, karena dapat memberi kesan yang sangat berbeda dari yang diharapkan.

Gambar mana yang lebih menarik?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s